Showing posts with label Resep. Show all posts
Showing posts with label Resep. Show all posts

Thursday, June 20, 2013

Sambal Kelapa Khas Pekanbaru

Oleh: Oci YM



Siapa yang nafsu makannya lagi menurun?, pengen mencoba jenis sambal atau lauk yang berbeda?. Saya punya resep sambal yang enak dan gampang banget untuk membuatnya. Namanya sambal kelapa, eits… jangan bilang BIASA dulu, yang ini LUAR BIASA. Coba deh hunting di Mbah Google, Anda akan banyak menemukan resep sambal kelapa dari negeri seberang, yaitu Malaysia. Resep saya ini beda dari yang ada. Sambal kelapa ini aseli Indonesia tepatnya sangat familiar di daerah Kampar, Riau. saya kurang tahu sih asal persisnya dari mana.

Jadi begini, dulu waktu nenek saya masih hidup, setiap saya berkunjung ke rumahnya (di Kampar, Riau), nenek selalu membuatkan sambal kelapa yang lezat ini. Sambal pedes dan segar trus nasi putih panas yang dimasak di tungku dengan kayu bakar, haduuuuuh… wangi dan rasanya TOP banget dah.

Ibu saya juga ahli membuatnya, seperti turun temurun gitu. Tapi sayangnya, bikinan saya nggak seenak bikinan nenek atau Ibu hihihi… Oke deh, langsung aja yah resepnya:
1. Ikan salai (terserah mau salai apa, tapi paling enak pakai ikan salai selais)
2. Kelapa parut (sedang, nggak tua juga nggak terlalu muda)
3. Cabe
4. Bawang merah
5. Batang daun bawang (batang prei)
6. Jeruk nipis
7. Garam

Cara membuatnya:
1. Ikan salai digongseng sampai wangi.
2. Haluskan cabe, bawang merah, dan batang daun bawang, juga garam. Boleh juga ditambahkan sedikit bawang putih
3.  Masukkan ikan salai lalu giling, jangan terlalu halus.
4.  Masukkan kelapa parut, campur sampai rata.
5.  Setelah rata, beri perasan air jeruk nipis secukupnya.

 

Nah gampangkan, trus ikan salai juga bisa diganti dengan ikan teri lho, tapi terinya yang besar trus direndam dengan air panas. O yah, untuk takaran sih tergantung selera aja, makin banyak ikan salainya, makin enak. Oke deh, selamat mencoba ^_^

Read More

Thursday, June 13, 2013

Roti Jala Saus Durian

 Oleh: Oci YM
 

Roti jala adalah salah satu makanan khas melayu. Biasanya saat ada acara-acara besar seperti pernikahan, hidangan ini selalu ada. Roti jala bisa dimakan dengan menggunakan kari daging, baik ayam, kambing, atau sapi. Tapi bagi yang suka manis, bisa juga dengan menggunakan saus (sarikaya). Nah, keluarga saya suka menyantapnya dengan saus yang terbuat dari durian. Baiklah, saya akan bagi resepnya, karena bahan dan cara membuatnya sangat mudah. Jadi bisa disantap kapan saja tanpa menunggu ada acara tertentu.

O yah, saya mohon maaf karena resepnya tidak menggunakan takaran. Maklum, bikinnya Cuma pakai feeling alias kira-kira, tergantung persediaan bahan di rumah dan jumlah anggota keluarga yang menyantapnya. Tapi, Insya Allah walaupun pertama kali mencoba membuatnya, hasilnya bisa bagus. Tinggal memperkirakan kekentalan adonannya saja dan bisa terlihat sewaktu dicetak.

Untuk cetakan roti jala sendiri juga mudah ditemukan di swalayan-swalayan bagian peralatan dapur. Bagi yang suka berkreasi, roti jala bisa dibuat warna-warni (mis, warna hijau dari pandan), bahkan bahan dasarnya bisa dibuat manis dengan menggunakan coklat tim, jadi tidak perlu saus lagi. Insya Allah siapa saja bisa berhasil membuatnya.

Selamat mencoba ^_^

Bahan (Roti Jala)
Ø      Tepung terigu
Ø      Garam
Ø      Air
Ø      vanili

Bahan Saus Durian
Ø      Durian
Ø      Santan kental
Ø      Gula enau
Ø      Kayu manis
Ø      Maizena

Cara membuat:

Ø      Roti Jala
1.    Tepung terigu, garam dan air dicampur, lalu dikocok sampai adonan mengental (bisa menggunakan kocokan tangan atau mixer).
2.  Panaskan teflon, masukkan adonan ke dalam cetakan lalu dibuat melingkar seperti jarring.

3.   Setelah adonan tidak di Teflon tidak lengket,angkat. Lalu lipat segitiga (bisa juga digulung) selagi hangat.


Ø      Saus Durian
Masak gula enau bersama santan kental, sedikit kayu manis, dan daging buah durian. Agar kental, beri sedikit maizena.

Read More

Resep Mantau Yahooooy...


Kenal nggak sama kue mantau? Hmmmm... mungkin kebanyakan orang lebih mengenal bakpao, walaupun kedua jenis kue ini berasal dari negeri yang sama. Tapi, kalau yang udah pernah makan dim sum, mantau juga terdapat di dalam menu sebagai bagian atau sajian pelengkap. Di tempat asalnya di Cina sono, biasanya mantau di sajikan bersama nasi, bahkan bisa menjadi pengganti nasi.

Saya pribadi, pertama kali mengenal mantau sewaktu nonton film kungfu soccer. Hayoooo... siapa yang nggak pernah nonton film fenomenal itu (versi gue hihihi...), film gokil yang dibintangi oleh Steven Chow. Nah di film itu ada Vicky Zhao yang berperan jadi cewek jelek pembuat mantau. Pas si Steven makan mantaunya, wuiiiih... sepertinya kok enak banget yak (sebenarnya enak apa laper yak, pan dia jadi gembel di situ :P)
 Gambar dari sini

Trus akhirnya saya hunting dah resep mantau di Mbah Google, wow... ternyata banyak banget resep mantau, bahkan dengan aneka kreasi dan cita rasa, padahal aslinya mantau itu cuma roti tawar. Selain itu, di swalayan yang ada di Mall juga menjual mantau beku yang tinggal dikukus atau digoreng saja.

Berhubung bahan dan cara membuatnya tidak ribet alias gampang banget, akhirnya dengan percaya diri dosis tinggi saya memberanikan diri untuk membuat mantau ini. Maklumlah, saya bukan seseorang yang ahli masak-memasak atau betah berlama-lama di dapur hehehe... Tapi semenjak ada anak, saya jadi lumayan rajin untuk bereksperimen, apalagi karena suami mau berbaik hati membelikan peralatan masak yang lumayan canggih. Sayangnya, menurut penilaian suami jika di buat rank 1-5, saya baru bernilai 1,87 hiks.... T_T   *nampung aer mata pake ember.

Akhirnya kue mantau ini pun jadi. Tapi bisa ditebak deh, berdasarkan track record saya saat pertama kali meramu makanan dari sebuah resep baru, hasilnya masih sangaaaaaaaat jauh dari sempurna, pokoke jauh banget dah. Beruntung mantau ini masih termasuk kategori yang tidak begitu parah dibandingkan saat pertama kali saya membuat bakso eh jadinya malah siomay.
Untuk cita rasa, mantau ini oke banget (masih over PD), cuma bentuknya saja yang sedikit kacau balau xixixi... Apalagi untuk isinya saya menggunakan keju quick melt dan malah meluber keluar. Ukuran mantaunya juga nggak pas dengan takaran seharusnya, padahal mantau ini masih bisa mengembang, tapi anak udah nggak sabar untuk cepet-cepet dikukus.
Alhamdulillah anak dan suami sukaaaa, seneng deh lihat anak melahap mantau hangat bikinan saya, lagi... dan lagi.... Pas banget saat sore sedang diguyur hujan. Mantau ini juga pas untuk sarapan, terserah mau dikukus atau digoreng, mau diisi coklat, keju, tawar aja, atau isian daging dan sayuran.

Oke deh, sekian kisah mantau ala saya. Insya Allah kalau bikin lagi hasilnya bisa lebih baik hehehe... atau barangkali saya niru akting Vicky waktu gi bikin mantau, pakai jurus kungfu dan tenaga dalam, oalaaaah... saya harus berguru kemana yak hahaha....

Nah, terakhir ada resep mantaunya, silahkan dicoba dan saya berdoa semoga mantau temans lebih oke dalam cita rasa dan penampakannya ^_^

Bahan:
  • 250gr Tepung roti (saya pakai segitiga biru aja), diayak
  • 50 gr Gula pasir
  • 1/4 sdt Garam
  • 1 sdt ragi
  • 1 sdt Baking powder
  • 2 1/2 mentega putih
  • 125 cc air hangat
  • Pewarna hijau (daun suji)
  • Keju Quick melt untuk isian (bisa tanpa isi, atau diganti dengan isi lain sesuai selera)
Cara Membuatnya
  • Campur tepung, gula, garam, ragi, baking powder, dan mentega putih. Aduk adonan.
  • Setelah itu masukkan air hangat secara berangsur-angsur. Uleni adonan sampai kalis, lalu diamkan selama kurleb 45-60 menit (bisa ditutup dengan lap basah). Jika ingin membuat berwarna-warni, bagi 2 adonan.
  • Selanjutnya, adonan digiling sampai berukuran sekitar 1-2 cm, jika 2 warna masing-masing digiling lalu disatukan, ditengahnya diisi keju. Gulung adonan tersebut, setelah itu potong-potong, sebaiknya berukuran 5 cm, letakkan di atas kertas roti. Diamkan lagi adonan selama kurleb 30 menit, lalu kukus selama 20 menit.
Read More
Powered by Blogger.

© Riau Creative Women, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena